Selasa, 12 Juni 2012


MENGGALI POTENSI DIRI




Kita belum mampu mengenali bakat yang kita miliki serta belum dapat memaksimalkan potensi diri yang ada dalam diri kita. Hal ini dapat dikarenakan kurangnya kepedulian kita terhadap potensi diri dan bakat alami maupun bakat terpendam yang ada dalam diri  untuk menjadikan kita memiliki sesuatu hal yang sangat besar dan berarti dalam hidup. Untuk menggali potensi diri dan memaksimalkan bakat yang ada dalam diri tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Kita harus memahami benar-benar potensi apakah yang ada di dalam diri kita. Karena semua orang tentunya memiliki potensi diri dan bakat alami yang masih harus digali dan dipelajari. Banyak cara agar kita bisa menggali dan memaksimalkan potensi dalam diri. Ada empat kunci utama supaya mampu mengeluarkan bakat yang masih tersimpan dalam diri. Empat kunci itu antara lain.

1. Keahlian
Keahlian adalah segala sesuatu dimana kita dapat mempelajari dan mengerjakan suatu pekerjaan dengan mudah. Kita mampu mengerjakan sesuatu di atas rata-rata orang lain dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Maka, bisa jadi itulah potensi diri yang ada dalam diri kita, dan kita harus lebih menggalinya serta menekuni sesuatu yang bisa kita selesaikan serta perhitungkan lebih cepat di atas rata-rata orang lain. Kemudian kita memikirkan semua itu agar mampu memastikan bahwa itulah sesungguhnya bakat kita.

2. Ketertarikan
Ketertarikan adalah keinginan hati untuk lebih dapat mengetahui dan mempelajari akan sesuatu hal. Terkadang ketertarikan akan sesuatu hal di atas rata-rata keinginan kita yang lainnya, bisa menjadi petunjuk bahwa ada potensi dan bakat dalam diri kita terhadap hal itu.  Dan hal itu tidak semata-mata ambisi atau hobi belaka, karena disanalah naluri kita bekerja. Sehingga dengan ketertarikan itu, bisa lebih mengembangkan keingintahuan kita serta berusaha mempelajarinya lebih dalam. Dengan demikian ketertarikan Kita pada suatu hal bisa mengarahkan Kita pada potensi & bakat yang Kita miliki.

3. Kepuasan
Kepuasan adalah perasaan jiwa dimana kita merasakan adanya kegembiraan, kesenangan, ketenangan dan kenyamanan pada saat melakukan suatu hal. Di saat kita merasakan kepuasan dan kenyamanan dari kegiatan tersebut, maka bisa jadi pertanda potensi dan bakat kita adalah disana. Maka kita harus lebih mencermati dan memperhatikan hal-hal yang bisa membuat kita merasakan kepuasan atau kenyamanan saat melakukannya. Kepuasan dan kenyamanan itu akan membawa kita pada potensi dan bakat yang kita miliki.
4. Kebiasaan
Kebiasaan adalah segala sesuatu yang biasa kita lakukan dan menjadi rutinitas dalam kegiatan, tingkah laku, perbuatan dan sikap kita sehari-hari. Misalnya saja, kita mampu memberikan solusi dalam hal otomotif, sehingga teman Kita merasa membutuhkan atau tertarik pada kita, maka disanalah potensi diri dan bakat kita bisa dimaksimalkan. Dan masih banyak lagi kebiasaan kita yang bisa membuat orang tertarik atau ingin merasa dekat dengan kita. Jika kita termasuk dalam kategori seperti itu, maka kita harus tetap pada kebiasaan kita dan memaksimalkan kebiasaan yang membuat orang lain tertarik pada kita.
Semoga saja apa yang saya sampaikan ini dapat bermanfaat bagi pembaca untuk dapat membantu menggali potensi apa yang dimiliki pembaca. Dan apabila ada kesalahan kata dalam tulisan ini saya mohon maaf dan berikan saran atau komentar agar tulisan ini menjadi lebih bermanfaat lagi. Terima kasih...




By: Agus Setiawan Aji N. (D1810002)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar